Bantu Kami Melestarikan Populasi Burung-burung Surga

Beberapa Spesies Burung Cendrawasih
Burung Cendrawasih di Papua Barat

dukung para pemandu wisata untuk melestarikan hutan

Populasi burung surga atau yang disebut juga dengan nama burung Cendrawasih di hutan hujan tropis Papua Barat, semakin terancam akibat dari perburuan satwa langka, aktivitas penebangan liar serta konversi hutan menjadi jalan raya, areal pemukiman penduduk, pertambangan serta kawasan pertanian dan perkebunan. 

Salah satu solusi untuk melestarikannya adalah dengan ekowisata. Wisatawan bisa berkunjung ke hutan untuk mengamati burung surga dan pada saat yang sama menyediakan pendapatan bagi warga sekitar hutan yang bekerja menjadi pemandu, penyedia penginapan, penjual makanan, cendera mata, dll.

Pandemi Covid telah menyebabkan terhentinya arus wisatawan domestik dan internasional ke Papua Barat. Banyak sekali pemandu wisata kehilangan lapangan pekerjaan.

Mari kita bantu mereka yang tergabung dalam Jaringan Ekowisata Papua Barat lewat kitabisa.com agar mereka tetap bisa bertahan selama masa- masa sulit ini, dan diharapkan setelah pandemi berlalu, bisa bekerja lagi dalam melayani wisatawan.
dukung para pemandu wisata untuk melestarikan hutan

Pemandu wisata di Papua Barat
Aktivitas pemandu wisata di Papua Barat dalam melayani
wisatawan internasional sebelum Pandemi Covid
wisata hutan di Manokwari dan Sorong
Aktivitas ekowisata di Papua Barat sebelum Pandemi Covid
Kami mohon kiranya pembaca bisa menolong para pemandu wisata pengamatan burung dan satwa liar ini lewat kitabisa.com agar mereka bisa memiliki peralatan kerja yang baik sehingga mereka bisa melayani wisatawan dengan lebih baik dan memperoleh peningkatan penghasilan.
donasi lewat kitabisa.com

Hutan hujan tropis Papua Barat adalah habitat alami bagi berbagai spesies hewan dan tumbuhan. Ada banyak spesies burung, mamalia, reptil dan serangga. Ada juga tumbuhan tropis yang unik. Semua ini menjadi daya tarik ekowisata. 

Burung Cendrawasih
Burung Cendrawasih, salah satu daya tarik wisata di Papua Barat
Karena keterbatasan dana, pemandu wisata lokal hanya bisa membangun gubuk sederhana sebagai tempat menginap atau basecamp bagi para wisatawan. Kami harapkan dengan dukungan dana dari para pembaca, kami bisa membangun akomodasi yang lebih baik.
Salah satu gubuk tempat menginap wisatawan yang ingin mengamati
tumbuhan dan satwa liar di Papua Barat
Pandemi Covid menyebabkan lumpuhnya ekowisata di berbagai daerah. Para pemandu wisata pengamatan burung dan satwa liar tidak dapat bekerja seperti sedia kala. Sebagai akibatnya, mereka tidak bisa memberi nafkah bagi keluarga mereka.
Ekowisata bermanfaat dalam meningkatkan pendapatan warga masyarakat yang tinggal di pinggir hutan karena mereka bisa memperoleh pendapatan dari wisatawan lewat jasa penginapan, penjualan bahan makanan seperti ubi, sayur dan buah, jasa pramuwisata serta penjualan cendera mata

Ketika pemandu wisata lokal dan masyarakat setempat bisa memperoleh penghasilan dari ekowisata hutan, mereka akan melestarikan hutan dan lingkungan di sekitar mereka dengan baik.

Link kitabisa.com: Bantu Para Pemandu Ekowisata Hutan di Papua Barat

No comments:

Post a Comment

Please, support this blog by buying t-shirts, tank top, hoodie, legging, skirts, iPhone case, and etc. printed with art illustrations of birds of paradise (also called Cendrawasih), flowers, butterflies, fish, figure drawing, and etc. on the following link:

Merchandise from Nature

buku novel, pengembangan diri, textbook kuliah dan buku pelajaran sekolah dasar